125 Kamus Hukum Bahasa Indonesia Pm2p

February 14, 2016 | Author: Anonymous | Category: Documents
Share Embed


Short Description

125 Kamus Hukum Bahasa Indonesia Pm2p - Download as Word Doc (.doc), PDF File (.pdf), Text File (.txt) or read online. d...

Description

Bagian Bagian Pada Kapal Lengkap Dengan Gambar Bagian-bagian kapal yang penting ditunjukkan dalam gambar berikut, gambar ini tidak berbeda banyak dari kapal sungai. Berdasarkan gambar, bagian-bagian utama kapal terdiri dari: 1: Cerobong; 2: Buritan; 3: Propeller; 4: Kulit kapal; 5: Mesin; 6: Lampu sorot; 7: Haluan; 8: Geladak utama; 9: Bangunan atas (Superstructure) di mana ditempatkan anjungan kapal, kabin untuk awak. Pada kapal penyeberangan Ro-ro masih dilengkapi dengan pintu rampa yang terletak pada haluan dan buritan kapal.

Secara umum pada prinsipnya kapal penyeberangan dan kapal perairan pedalaman dengan yang kapal yang digunakan dilaut memiliki karakteristik yang sama kecuali pada bagian tertentu di mana kapal penyeberangan dilengkapi dengan sistem pintu pendarat (ramp door) untuk naik turun penumpang dan kendaraan serta pola sandar pada dermaga yang menggunakan dermaga khusus untuk kapal penyeberangan.

Lambung Kapal Adalah : Lambung kapal atau dalam bahasa Inggris disebut hull adalah badan dari perahu atau kapal. Lambung kapal menyediakan daya apung (Bouyancy) yang mencegah kapal dari tenggelam yang dirancang agar sekecil mungkin menimbulkan gesekan dengan air, khususnya untuk kapal dengan kecepatan tinggi.

Rancang bangun lambung kapal merupakan hal yang penting dalam membuat kapal karena merupakan dasar perhitungan stabilitas kapal, besarnya tahanan kapal yang tentunya berdampak pada kecepatan kapal rancangan, konsumsi bahan bakar, besaran daya mesin serta draft/ sarat kapal untuk menghitung kedalaman yang diperlukan dalam kaitannya dengan kolam pelabuhan yang akan disinggahi serta kedalaman alur pelayaran yang dilalui oleh kapal tersebut.

Macam - Macam Bentuk Lambung Pada Kapal : Kapal dengan lambung datar Kapal dengan lambung datar ini merupakan kapal yang bisa digunakan pada perairan tenang. Biasanya digunakan untuk kapal dengan kecepatan rendah.

Banyak digunakan untuk kapal tangker, tongkang Draft kapal biasanya lebih kecil. Untuk meningkatkan stabilitas biasanya titik berat kapal diturunkan.

Lambung Katamaran Kapal dengan beberapa lambung ini mempunyai kestabilan yang tinggi, namun gelombang yang ditimbulkan lebih kecil sehingga merupakan kapal yang sesuai untuk dioperasikan di sungai, tetapi diperairan yang bergelombang dampaknya terhadap goyangan di kapal tinggi.

Lambung V Merupakan kapal dengan lambung lancip seperti huruf V yang mempunyai hambatan yang kecil sehingga lebih hemat dalam penggunaan bahan bakar. Kapal yang demikian biasanya digunakan untuk kapal kecepatan tinggi.

Lambung terowongan Lambung seperti ini dimaksudkan untuk mengurangi gesekan, berbeda dengan katamaran karena sudut bagian dalam lancip sehingga mempermudah manuver kapal.

Lambung Ponton Kapal yang dibangun diatas ponton, kapal seperti ini sangat stabil, dan dapat dijalankan dengan mudah menggunakan mesin tempel atau ditarik dengan kabel untuk penyeberangan sungai. Tidak efisien bila dihunakan untuk pelayaran jarak jauh.

Desain lambung mempengaruhi kecepatan, semakin streamline semakin cepat. Demikian juga dalam hal penggunaan energi. Tetapi di lain pihak, muatan yang bisa diangkut akan lebih rendah, sehingga kapal barang, tangker akan lebih sesuai untuk menggunakan bentuk lambung di datar.

Perbandingan lambung datar dengan lambung V

Keuntungan Bentuk Lambung datar 

Pada lambung datar, stabilitas relatif lebih baik karena pada bentuk datar mempunyai momen kopel lebih besar pada sudut oleng yang sama jika dibandingkan dengan bentuk V.



Pada lambung datar, daya muat lebih besar oleh karena coefisient block (Cb) lebih besar.



Bentuk lambung datar diperoleh nilai periode oleng lebih baik karena nilai momen inersia massa total kapal lebih besar dari bentuk V.



Untuk daya muat yang sama, lambung datar draft lebih rendah dari lambung berbentuk V sehingga dapat berlayar di shallow water. Keuntungan Bentuk Lambung V



Pada lambung berbentuk V untuk kecepatan rancangan yang sama, diperoleh besaran daya mesin yang lebih kecil dari bentuk lambung datar.



Bentuk lambung V, kemampuan sea keeping dan manouvering kapal lebih baik dari bentuk lambung datar oleh karena bentuk lambung yang ramping.



Kebutuhan bahan bakar untuk kecepatan mesin yang sama lebih rendah dari bentuk lambung V oleh karena nilai tahanan kekentalan (viscous resistance) lebih kecil dari bentuk lambung datar.



Namun mempunyai tahanan gelombang (wave resistance) yang lebih besar karena mempunyai lebar yang lebih pada garis air muat. Kulit kapal

Kulit kapal merupakan permukaan kapal yang terbuat dari plat–plat baja, kayu atau aluminium yang disambung menjadi lajur yang terdapat pada badan kapal biasa disebut dengan kulit kapal atau disebut juga ship shell. Kegunaan kulit kapal: 

Untuk memberikan kekuatan struktur membujur kapal.



Menerima beban dari kapal dan muatannya.



Merupakan penutup kedap air dari dasar hingga bagian atas kapal.



Lajur kulit kapal diberi nama dengan abjad a,b,c,d dan seterusnya mulai dengan lajur dasar.



Sambungan plat diberi nama dengan angka 1,2,3 dan seterusnya dari depan ke belakang. Bahan moderen yang kerap digunakan dalam pembuatan kapal kecil yang banyak ditemukan dalam pelayaran pedalaman adalah serat kaca atau yang dikenal sebagai fiber-glass, yang proses pembuatannya tidak sulit, tetapi dibutuhkan cetakan kulit lambung kapal. Sekat Tubrukan sans-serif;">Pada kapal sekat Tubrukan ini ditentukan letaknya yaitu 5% dari panjang kapal pada garis air dihitung dari haluan kapal. Pada kapal panjang ditambah 10” ( feet ). Fungsi Sekat Tubrukan



Sekat Tubrukan memiliki berbagai kegunaan yaitu:



Mencegah kebocoran.



Memperkuat melintang kapal setempat.



Jika terjadi kebocoran pada kapal, maka kapal dapat berlayar pelan-pelan dengan menggunakan sekat Tubrukan. Ketentuan Beberapa hal yang perlu diperhatikan kaitannya dengan sekat Tubrukan adalah: Sekat Tubrukan ini harus lebih tebal dari pada sekat kedap air lainnya. Batas penguat harus ditaruh pada bagian muka sekat Tubrukan masing-masing berjarak 24”. Baja siku dipasang pada bagian sekat pelanggaran. Sekat Belakang Pada sekat belakang pada bagian lobang baling-baling harus ditambah plat yang lebih tebal 22 mm untuk menahan getaran baling-baling. Bagi penguat yang terletak di bagian belakang kapal, masing-masing berjarak 24” dan baja siku keliling diletakkan pada bagian muka kapal. Lunas Kapal

Lunas adalah bagian terbawah dari kapal, lunas terdiri dari berbagai jenis yaitu lunas dasar, lunas tegak dan lunas lambung. Lunas dasar merupakan lajur kapal pada dasar yang tebalnya +/- 35 % dari pada kulit kapal lainnya. Sedangkan lunas tegak ialah lunas yang tegak sepanjang kapal , tebalnya 5/8 lebih besar daripada lunas dasar pada 4/10 bagian lunas tegak di tengah–tengah kapal. Kapal besar pada umumya memiliki lunas lambung yang berfungsi untuk melindungi kapal bila kandas. Lunas lambung ini biasanya terdapat 1/4 - 1/3 dari panjang kapal pada bagian tengah yang berfungsi juga untuk mengurangi olengan kapal. Anjungan Anjungan (bridge) adalah ruang komando kapal di mana ditempatkan roda kemudi kapal, peralatan navigasi untuk menentukan posisi kapal berada dan biasanya terdapat juga kamar nakhoda dan kamar radio. Anjungan biasanya ditempatkan pada posisi yang mempunyai jarak pandang yang baik ke segala arah. Perlengkapan anjungan 

Alat-alat yang melengkapi anjungan modern antara lain:



Roda kemudi,



Radar



Global Positioning Satelite atau dikenal sebagai GPS,



Radio komuniasi



Perangkat komando ruang mesin



Kompas



Teropong Geladak Geladak dalam bahasa Inggrisnya deck adalah lantai kapal. Nama–nama geladak ini tergantung dari banyaknya geladak yang ada di kapal tersebut. Pada umumnya geladak yang berada di bawah dinamakan geladak dasar sedangkan geladak yang di atas dinamakan geladak atas atau geladak utama (main deck). Bila antara geladak dasar dan geladak atas terdapat geladak lagi, maka geladak tersebut dinamakan geladak antara. Konstruksi geladak Geladak besi Kapal-kapal besi umumnya menggunakan geladak yang terbuat dari plat baja, yang dilas satu dengan yang lainnya dari kedua arah (atas dan bawah).

Plat baja ini bertumpu pada gading-gading (kerangka) kapal. Pada kapal Roro/penyeberangan geladak kendaraan harus mampu untuk menahan beban kendaraan beserta muatannya. Geladak kayu Geladak terbuat dari papan kayu yang tahan terhadap air laut yang disusun berdampingan dan bertumpu ke gading-gading kapal. Untuk membuat geladak kedap terhadap air, celah di antara papan yang digunakan diisi dengan serat tahan air dan diikat/direkatkan dengan tar atau resin. Geladak kayu digunakan pada kapal-kapal pinisi, yach atau kapal kayu. Geladak serat kaca Bahan modern yang banyak digunakan pada kapal-kapal kecil adalah geladak yang terbuat dari kaca serat atau yang dikenal fiber glass yang mudah dibuat dan ringan. Serat kaca juga digunakan untuk melapis geladak kayu agar lebih kedap air serta tahan lebih lama. Gading Merupakan rangka dari kapal di mana kulit–kulit kapal diletakkan. Nama dari gading disesuaikan dengan tempatnya. Gading yang terletak di sekitar haluan disebut gading haluan. Gading yang terletak pada tempat yang terlebar dari kapal disebut gading besar sementara gading yang terletak di sarung poros baling–baling disebut gading kancing. Gading–gading ini mempunyai jarak antara satu dan lainnya kira–kira 21–37 inci sesuai dengan ukuran kapal dan diberi nomor urut mulai nol yang dimulai dari belakang. Lajur Geladak Bagian ini biasanya terbuat dari kayu yang melapisi geladak baja. Untuk itu kayu lajur geladak ini harus memenuhi kriteria berikut: 

Cukup keras, tahan lama, dan daya serap air harus sekecil mungkin.



Dalam perubahan suhu, perubahan kembang dan menyusut harus sekecilnya.



Tidak mengandung bahan kimia yang merusak baja.



Harus cukup kering.



Harus bersih dari serat-serat licin. Untuk itulah maka lapisan ini biasanya terbuat dari bahan kayu teak sejenis Jati (di Indonesia) dan atau kayu Cemara.

Bak Pada umumnya kapal memiliki satu gudang mini yang dipergunakan untuk memperlancar kegiatan deck terutama pada saat sandar dan lepas sandar. Untuk itu disediakan satu ruangan yang biasa disebut bak. Bak adalah bagian bangunan kapal yang ada di ujung depan kapal, digunakan untuk menyimpan alat tali menali kapal dan rantai jangkar Sumber : http://id.wikibooks.org/wiki/Pelayaran_Sungai_dan_Danau/Dasar-dasar_Kapal

Peralatan-Peralatan Navigasi di Kapal Sesuai dengan peraturan International SOLAS 1974 dan Colreg (collison regulation 1972) seluruh kapal harus dilengkapi dengan peralatan Navigasi sebagai berikut : A. Lampu Navigasi B. Kompas magnent C. Peralatan Navigasi lainnya D. Perlengkapan Radio/ GMDSS E. Echo sounder F. GPS, fax dan Navtex G. Radar kapal dan Inmarsat H. Engine Telegraph, telepon internal dan sistim pengeras suara KETERANGAN : A. Lampu Navigasi / Navigation light Lampu navigasi dipasang dikapal sesuai dengan peraturan Colreg (collision regulation 1972) dan dinyalakan pada cuaca gelap untuk mengetahui arah kapal, jenis kapal dan besar kapal sbb : 1.

Lampu tiang depan / fore masthead light

2.

Lampu tiang utama (untuk kapal panjang lebih 50 m) / main masthead

3.

Lampu samping kiri dan kanan / PS and SB light

4.

Lampu buritan / stern light

5.

Lampu gandeng / towing light

6.

Lampu jangkar depan / belakang / anchor light

7.

Lampu mesin induk mati / not under command light

B. Kompas magnet / Magnetic compass Kompas magnet merupakan kompas utama sebagai alat untuk penentu arah kapal, kompas dipasang di anjungan kapal atau di geladak kompas diatas anjungan. Kompas magnet harus selalu dikoreksi, karena kemungkinanpengaruh logam sekitar magnet. Untuk kepentingan pembacaan dimalam hari, rumah kompas dilengkapi lampu penerangan. Untuk kapal ukuran tertentu, dipasang Gyro compass sebagai kompas tambahan.

Picture. Gyrocompass C. Peralatan Navigasi lainnya / Other Safety Navigation Di kapal masih ada peralatan Navigasi lainnya : 1.

Lampu isyarat siang hari / daylight signalling lamp (Lampu ini digunakan untuk pemberian isyarat morse pada siang hari, lampu ini juga disebut Aldist lamp. Tenaga lampu ini menggunakan arus DC .)

2.

Bel / forecastle bell, digunakan sebagai peringatan keadaan bahaya atau digunakan sebagai tanda pergantian waktu jaga di anjungan .

3.

Gong, mempunyai fungsi yang sama dengan bel

4.

Suling kapal/suling kabut / ship whistle/fog horn digunakan untuk isyarat bunyi pada saat kabut .

5.

Bola jangkar dan kerucut / Black ball and black diamond shape, digunakan untuk tanda bahwa kapal pada posisi lego jangkar (kerucut untuk kapal ikan)

D. Perlengkapan Radio / Radio Equipment Sesuai dengan peraturan SOLAS 1974 seluruh kapal harus dilengkapi dengan perlengkapan Radio, yaitu radio telephony (untuk kapal dibawah 300 grt) sedangkan untuk kapal GRT 300 keatas harus dilengkapi dengan sistim radio GMDSS (Global Marine Distres Signal Systim) dengan peralatan terdiri sbb : 1.

Radio telephony lengkap dengan sistim antena yang dapat menerima dan memancarkan freq. 2182 kHz, dan memiliki sumber tenaga batteray.

2. 3.

VHF radiotelephone, merupakan perlengkapan radio type tetap Two way VHF radiotelephone, merupakan perlengkapan radio type genggam tahan cuaca/air

GMDSS Sesuai dengan peraturan International SOLAS 1974 chapter IV, seluruh kapal dengan GRT 300 keatas harus dilengkapi dengan peralatan GMDSS. GMDSS merupakan perangkat lengkap instalasi radio yang terpadu yang dilengkapi dengan sistim Distress. Kelengkapan radio GMDSS dikapal disesuaikan juga dengan Area pelayaran kapal. Pada GMDSS dilengkapi sistim duplikat, artinya semua perangkat berjumlah 2 unit, sebagai contoh VHF radio utama dan VHF radio duplikat. GMDSS diproduksi oleh pabrik radio kapal secara khusus dan mendapat pengesahan sesuai persyaratan SOLAS e. Peralatan pendeteksi kedalaman laut/ Echo sounder E. Echo sounder merupakan peralatan electronic untuk mengetahui dan mengukur kedalaman laut antara lunas kapal dengan dasar laut, peralatan ini sangat dibutuhkan apabila kapal berlayar diperairan dangkal atau perairan yang mempunyai pasang surut yang tinggi. Peralatan ini dipasang dianjungan kapal, penunjukan dapat berupa grafik atau berupa angka digital. F. GPS (global positioning system) Merupakan peralatan electronic untuk mengetahui dan menentukan posisi kapal berdasarkan derajat lintang dan bujurnya, sehingga dengan mudah kapal dapat diketahui posisinya secara tepat apabila diplot pada peta. Alat ini bekerja dengan bantuan satelit. GPS juga dapat melihat dan mengikuti jejak pelayaran kapal secara tepat. GPS juga dapat dilengkapi dengan peralatan speed log, pengukur kecepatan berlayar kapal.

Gambar. GPS

G. Radar Kapal / Ships radar Radar kapal adalah merupakan alat elektronik untuk mendeteksi adanya obyek disekitar kapal dalam radius sesuai jangkauan radar 5 mil, 10, 20 bahkan 100 mil Unit radar terbagi dua bagian yang terdiri dari unit monitor yang terpasang dan dapat dibaca diruang anjungan, unit kedua adalah scanner merupakan peralatanyang dapat berputar dan terletak diatas ruang anjungan atau terpasang pada salah satu tiang kapal. Monitor radar beragam, ada yang menampilkan warna hijau dan pada saat ini monitor radar sudah banyak yang berwarna Pada monitor radar terdapat beberapa fasilitas yang sangat berguna a.l. fasilitas plotting, tracking ataupun untuk menangkap signal khusus .

H. Engine telegraph, telepon internal dan sistim pengeras suara 1.

Engine Telegraph adalah alat khusus untuk berkomunikasi antara anjungan dan ruang mesin, alat ini untuk memberi isyarat secara visual kebutuhan operasi menjalankan kecepatan mesin induk, misalnya perintah start engine, slow engine, full speed ataupun stop engine.

2.

Engine telegraph bekerja paralel antara anjungan dan kamar mesin, alat ini dilengkapi bagian yang menunjukkan konfirmasi pelaksanaan perintah yang dapat dibaca di anjungan dan kamar mesin, alat ini juga dilengkapi alarm apabila terjadi kesalahan respon

3.

Engine telegraph dipersyaratkan untuk kapal-kapal yang memiliki notasi sesuai klasifikasi, sebelum adanya engine telegraph bahkan sekarang masih digunakan adalah sistim voice tube, suatu tabung untuk meneriakan perintah antara anjungan dan kamar mesin.

4.

Telepon Internal adalah alat untuk berkomunikasi dua arah antara anjungan dan ruang-ruang dikapal atau alat komunikasi antar ruangan. Untuk komunikasi antar anjungan dengan kamar mesin dipasang telepon khusus. Telepon ini harus dipasang di ruang anjungan kamar kapten, kkm dan perwira dek, ruang salon, ruang kontrol kamar mesin, ruang mesin, dapur, ruang steering gear dan ruang lain yang penting.

Telepon Internal Selain untuk komunikasi, sistim telepon dapat digabung dengan peralatan panggil atau

public addressor, yang digunakan untuk memanggil atau memberi perintah secara terbuka melalui pengeras suara diseluruh kapal. Selain telepon Internal, pada saat ini sudah banyak kapal yang dilengkapi dengan telepon satelit, telepon ini menggunakan fasilitas satelit inmarsat. Namun pada saat ini biaya telepon ini masih cukup mahal sekitar USD 20 per menit. Referensi dari berbagai sumber : - Lecture Notes "Sistem dan Perlengkapan Kapal" - SOLAS 1974 dan COLREG 1972 - Sistim dan Perlengkapan Kapal – soekarsono NA - Bureau Veritas Rules and Regulation - navalport

Konstruksi Haluan dan Buritan Bow dan Stern KONSTRUKSI HALUAN Haluan sebuah kapal merupakan bagian yang paling besar mendapat tekanan dan tegangan-tegangan sebagai akibat terjangan kapal terhadap air dan pukulan-pukulan ombak. Untuk mengatasi tegangan-tegangan tersebut maka konstuksi haluan harus dibangun cukup kuat dengan jalan : 1.

Di depan sekat pelanggaran bagian bawah dipasang wrang-wrang terbuka yang cukup tinggi yang diperkuat dengan perkuatan-perkuatan melintang dan balok-balok geladak

2.

Disamping wrang-wrang terbuka terbuka tersebut diatas pada bagian di depan sekat pelanggaran juga dipasang peguat-peguat tegak dan mendatar, dapat berupa tiang/topang atau dapat juga berupa dingding membujur yang berlubang. Susunan balok-balok geladak biasanya dipasang didalam tangki ceruk depan atau sebelah bawah geladak terendah, jarak antara balok ini 2 meter

3.

Pada setiap susunan balok-balok geladak tambahan dipasang senta samping (side stringer) biasa pertemuan antara senta samping dengan kulit kapal dibagian linggi biasanya membentuk macam segitiga yang saling mengikat secara terpadu

4.

Gading - gading pada bagian haluan biasanya jarak lebih rapat satu sama lain pada jarak kurang lebih 15% panjang kapal terhitung dari linggi depan gading - gading pada bagian bawahnya diperkuat (20% lebih kuat) kelingannya/las lebih rapat, juga plat lutut antara gading - gading dengan kulit kapal dipertebal

5.

Lajur-lajur di dekat lunas di pertebal.

Berikut ini gambar bentuk – bentuk dan konstruksi haluan kapal serta nama-nama bagian dari konstruksi haluan.

KONSTRUKSI BURITAN Bingkai baling-baling kapal modern terbuat dari baja-baja tuang atau plat baja berat yang dilas secara terpadu. Bentuk dan tipe baling-baling sangat bergantung sebagian besar dari jenis kemudi yang dipasang, bagian buritan sebuah kapal konstruksinya hampir sama dengan konstruksi di bagian haluan dengan perbedaan bahwa tinggi susunan balok-balok geladak tambahan 2,5 meter. Bagian buritan diatas linggi kemudi makin membesar yang mana perlu diberikan perkuatan khusus berupa sebuah tatanan yang disebut tromson yang terdiri dari wrang yang kuat dan berat yang mengikat kuat linggi kemudidan gading - gading melintang serta balok-balok geladak yang saling berhubungan satu sama lain. Buritan kapal masa lampau banyak menggunakan bentuk buritan Counter atau elliptik namun lama kelamaan bentuk buritan diganti dengan cruiser atau tramson khususnya pada kapal niaga besar Dari konstruksi dan tipe buritan kapal yang ada dapat ditarik kesimpulan bahwa adanya perbedaan disebabkan karena : Tipe buritan cruiser dapat dilihat bahwa selain tipe tersebut telah memberikan bentuk yang cukup manis untuk dipandang, juga memberikan daya guna hydrodinamis yang dapat memperkecil tahanan air pada bagian kapal dibawah garis air Tipe buritan yang kecil pada bagian bawahnya namun besar dan melebar pada bagian atasnya, dan memberikan dampak pengemudian sehubungan dengan besarnya potongan Deadwood di daerah tersebut. Dampak ini memberikan pula effek secara langsung terhadap kemampuan olah gerak sebuah kapal Dibawah ini akan ditunjukkan bentuk-bentuk dan konstruksi buritan kapal serta foto poopdeck sebuah kapal

Permesinan Geladak Beberapa jenis permesinan geladak kapal serta kelengkapan dari badan kapal yang sering ditemui antara lain adalah perlengkapan tambat kapal (mooring equipment), bongkar muat kapal (cargo handling equipment), peralatan jangkar (anchor eqiupment), tutup palkah (hatch cover). Serta beberapa perlengkapan keselamatan seperti sekoci dan rakit penyelamat (lifeboat and liferafts), perlengkapan darurat (emergency generator dan emergency fire pump), pintu kedap air (watertight doors), penyeimbang dan pendorong haluan ( stabilizers and bow thruster). 1. MOORING EQUIPMENT Derek yang sering dipergunakan dalam berbagai jenis kapal terlihat seperti pada gambar-gambar berikut

(klik mouse pada gambar untuk mendapatkan animasi)

Pada gambar tersebut tong derek (winch barrel)dipergunakan untuk menggulung kedalam atau mengulur keluar kabel atau tali pada saat kapal mulai menambat. Hal ini merupakan cara untuk mengencangkan tambatan kapal ke pelabuhan. Jadi apabila tali antara kapal dan bollard di pelabuhan kendur atau kurang tegang tali tersebut langsung digulung ke tong derek (winch barrel). Warp end digunakan bila ingin menggerakan kapal dengan jalan menarik tali yang ujung tali yang lain telah diikatkan pada bollard di pelabuhan. Jadi tali tidak langsung di gulung dan ditarik ke winch barrel tapi dililitkan terlebih dahulu beberapa gulung ke warp end. Dari gambar tersebut juga dapat dilihat konstruksi dari motor dan gigi penggerak. Tenaga motor ditransmisikan melalui spur gear, kopling dan terus

menuju drum (tong derek) dan warp end. Motor ini juga dilengkapi dengan band brake (pengerem) untuk menahan pergerakan dari drum apabila diperlukan. Sistem pengendalian dari motor penggerak ini mengatur gerakan putaran kedepan dan kebelakang juga variasi kecepatan dari motor penggerak. Pada jenis derek tambat yang lebih modern, akan dilengkapi dengan pengontrol automatic self tensioning. Unit automatic self tension ini akan mengontrol perubahan tegangan tali karena perubahan sarat/pasang surut dari air laut dipelabuhan, atau perubahan muatan; dengan jalan menarik dan mengendurkan tali, agar satu nilai tegangan tali (yang telah ditentukan sebelumnya) dapat terus terjaga.

2. ANCHOR HANDLING EQUIPMENT Bagian terpenting dari perlengkapan bongkar sauh/jangkar adalah windlass (derek jangkar) dan capstan (kapstan). Windlass merupakan derek/lir yang khusus direncanakan untuk mengangkat dan menurunkan jangkar kapal serta menambatkan kapal di dermaga.

Pada gambar tersebut terlihat pada bagian yang berputar terdapat sebuah kabel pengangkat (cable lifter) yang bentuknya pas sesuai dengan rantai jangkar (anchor cable), sebuah drum tambat (mooring drum) yang digunakan untuk melepaskan tali tambat (mooring wire), dan sebuah tali tunda (warp end) yang digunakan selama proses pemindahan/penambatan kapal. Masing-masing dari bagian tersebut akan digerakkan oleh motor dengan pentransmisian tenaga melalui kopling yang disebut sebagai dog clucth, sehingga dapat dikendalikan bagian mana dari windlas yang akan digunakan apakah cable lifter (untuk menurunkan atau menaikkan jangkar) ataukah mooring drum maupun warp end.

Selain dilengkapi oleh warp end yang sering kali digerakkan bersamaan dengan mooring drum. Peralatan ini juga dilengkapi dengan band brake untuk menahan pergerakan cable lifter dan mooring drum apabila mesin mati, sehingga jangkar maupun tali tambat tidak akan telulur atau tertarik. Posisi dari unit cable lifter ini diatur sedemikian rupa sehingga dapat menjangkau chain locker (kotak/almari dimana rantai disimpan yang di bawah almari tersebut terdapat mud box/kotak lumpur yang berfungsi untuk mengumpulkan kotoran setelah rantai jangkar dibersihkan dengan semprotan air laut) 3. CARGO HANDLING EQUIPMENT Pada sistem operasi bongkar muat kapal, cargo winch merupakan alat yang sangat vital. Cargo winch (lir/derek muat) adalah lir yang digunakan untuk mengangkat muatan dari kade atau tongkang ke palkah kapal dan sebaliknya. Untuk keselamatan kerja dilengkapi dengan kecepatan ganda yang diperlukan pada saat mengangkat setengah beban/muatan. Pada derek muat, gigi reduksi akan mentransfer tenaga dari motor penggerak ke poros barrel. Tali tunda akan diperlukan pada saat derek mengangkat beban pada posisi puncak. Secara manual sistem ini juga dilengkapi dengan band brake untuk menahan beban apabila mesin mati.

Pada gambar diatas terlihat sistem perlengkapan dari sebuah tiang muat, dimana salah satu tiang terletak pada posisi diatas kade(quayside) dan yang satunya terletak secara vertikal diatas palkah. Topping wire memastikan ketinggian dari tiang. Kabel bongkar muat akan beropersi dengan melalui dua derek dan bergabung kembali pada kait (hook). Penggabungan pergerakan diatas akan menghasilkan gerakan keatas, pemindahan, serta penurunan muatan. Pada beberapa jenis kapal modern pengopersian bongkar muat dengan

menggunakan derricks seperti yang telah dijelaskan diatas telah digantikan dengan crane. Crane terletak diantara palkah-palkah kapal, dan seringkali terletak diatas platform. Crane ini dapat berputar dengan putaran sudut 360 derajad dan lebih menguntungkan dilihat dari segi pengoperasiannya karena hanya memerlukan satu orang untuk menjalankanya. Pada kebanyakan desain crane akan memperlihatkan pemakaian gigi ganda untuk tercapainya kecepatan tinggi pada keadaan muatan normal.

Pada gambar general cargo crane diatas terlihat tiga penggerak utama untuk menjalankan crane tersebut. Tiga penggerak utama tersebut adalah sebuah hoisting motor untuk mengangkat beban, sebuah luffing motor untuk menaikkan atau menurunkan jib (layar) dan sebuah slewing motor untuk gerakan berputar crane. 4. HATCH COVER Hatch cover (tutup palkah) digunakan untuk melindungi/menutup pintu/celah palkah serta menjamin palkah dalam kondisi kedap air. Pada uraian berikut akan dijelaskan secara singkat hatch cover yang sering kali ditemui : a. single pull hatch cover (tutup palkah tarik)

Gambar diatas merupakan jenis dari MacGregor single pull weather deck hatch cover yang paling sering ditemui. Pada jenis ini, tutup palkah baja yang terdiri dari beberapa panel (tutup) beroda yang berjalan diatas rel disepanjang kedua sisi ambang palkah, yang didesain sedemikian rupa sehingga apabila dibuka dengan tali penarik, panel-panel tersebut akan terjungkir dalam keadaan tegak dan melintang kapal didepan atau dibelakang lubang palkah. b. side and end rolling hatch cover (tutup palkah geser) merupakan tutup palkah baja yang terdiri dari dua tutup beroda yang dapat berjalan diatas rel pada ambang palkah, yang pada waktu dibuka masing0masing tutup menggeser pada arah yang berlawanan dalam keadaan mendatar c. rolltite hatch cover ( tutup palkah gulung) merupakan tutup palkah baja yang terdiri dari beberapa tutup yang melintang lubang palkah dan pada waktu dibuka tutup-tutup tersebut dalam keadaan tergulung. d. folding hatch cover ( tutup palkah lipat )

merupakan tutup palkah baja yang terdiri dari dua tutup beroda atau lebih yang berjalan diatas rel disepanjang kedua sisi ambang palkah, yang dirancang sedemikian rupa sehingga apabila dibuka kedua tutup tersebut akan berlipat dalam keadaan tegak diatas rel. e. piggy back hatch cover ( tutup palkah susun ) merupakan tutup palkah baja yang terdiri dari dua tutup, yang pada waktu dibuka , tutup yang satu berada diatas tutup yang lain dalam keadaan mendatar disisi atau didepan-belakang lubang palkah. 5. SEKOCI PENOLONG Azas umum yang mengatur ketentuan tentang sekoci-sekoci dan rakit-rakit penolong dan alat-alat apung di kapal bahwa semuanya harus dalam keadaan siap untuk digunakan dalam keadaan darurat. Untuk dalam keadaan siap digunakan maka alat tersebut harus memenuhi syarat bahwa sekoci tersebut harus dapat diturunkan ke air dengan selamat dan cepat sekalipun dalam keadaan trim (kapal miring) yang tidak menguntungkan sampai 15 derajad.

Jumlah orang yang diijinkan menempati sebuah sekoci penolong harus sama dengan ketentuan bahwa jumlah sekali-sekali tidak boleh melebihi jumlah orang dewasa yang menggunakan baju penolong yang dapat duduk dalam sekoci tersebut tampa menggangu penggunaan dayung atau perelengkapan penggerak yang lain. Ditiap kapal penumpang harus dibawa ditiap sisi kapal sekurang-kurangnya satu sekoci penolong bermotor yang memenuhi syarat. Di tiap kapal barang dengan isi kotor 1600 ton atau lebih , kecuali kapal-kapal tangki , kapal yang digunakan sebagai kapal-kapal pabrik ikan paus , kapal- kapala yang digunakan untuk pengolahan ikan, dan kapal-kapal yang digunakan untuk orang-orang yang di pekerjakan dalam penangkapan ikan paus , industri-

industri pengolahan ikan , harus membawa sekurang-kurangnya 1 sekoci penolong bermotor. Semua Anak Buah Kapal (ABK) maupun penumpang harus dapat terangkut oleh sekoci penyelamat pada satu sisi kapal saja, jadi pada masing-masing sisi kapal kapasitas sekoci adalah sejumlah ABK dan penumpang kapal. Maksudnya apabila kapal trim (miring) berlebih, dengan sendirinya sekoci pada salah satu sisi akan tidak bisa diturunkan; maka masih dapat menggunakan sekoci penyelamat pada sisi kapal yang lain. Syarat Sekoci Penolong Bermotor 1. Harus dilengkapi dengan mesin penyalaan kompresi dan diatur sedemikian sehingga pada setiap saat dalam keadaan siap pakai, harus tersedia bahan bakar cukup untuk 24 jam operasi secara terus menerus. 2. Mesin dan peralatannya harus ditutup dengan baik unutk menjamin operasi dalam keadaan cuaca yang buruk , dan tutup mesin harus tahan api. 3. Gerak Mundur harus dapat dilakukan . 4. Kecepatan maju di air tenang jika di muati penuh dengan jumlah orang yang diijinkan dan perlengkapannya sekurang-kurangnya 6 Knot ( kapal-kapal penumpang , kapal-kapal tangki , kapal-kapal yang digunakan pabrik ikan paus dsb) 5. Untuk sekoci penolong bermotor lainnya , sekurang-kurangnya 4 Knot. Perlengkapan Sekoci Penolong Perlengkapan normal tiap sekoci penolong harus terdiri dari : 1. Seperangkat dayung apung, 2 dayung apung cadangan dan sebuah dayung apung kemudi., sebuah gancu sekoci . 2. Sebuah kemudi terpasang di sekoci penolong. 3. 2 buah Kapak , satu di masing-masing ujung sekoci penolong. 4. Sebuah lampu dengan minyak untuk 12 jam , 2 kotak geretan yang baik dalam wadah kedap air. 5. Sebuah tiang atau lebih berikut layar-layarnya ( warna jingga ). 6. Tali keselamatan di ikat berumbai keliling sisi luar sekoci penolong. 7. Sebuah jangkar apung. 8. Sebuah bejana berisi 1 galon berisi minyak nabati, minyak ikan . 9. Makanan , untuk tiap orang yang diangkut dalam sekoci penolong . Makanan disimpan dalam wadah kedap udara dan dimasukkan dalam wadah kedap air. 10. Wadah air tawar yang berisi 3 liter untuk tiap orang yang diangkut oleh sekoci penolong. 11. 4 buah suar yang menghasilkan cahaya terang berwarna merah pada ketinggian yang tinggi, obor tangan yang dapat menghasilkan cahaya terang berwarna merah. 12. 2 buah isyarat asap (digunakan pada siang hari ) yang dapat menyebarkan sejumlah asap berwarna jingga. 13. PPPK dalam sebuah kotak kedap air , sebuah lampu senter kedap air dengan 1 pasang baterai cadangan dan 1 bola lampu cadangan dalam sebuah wadah kedap air.

14. Sebuah cermin untuk memberi isyarat pada siang hari . 15. Sebuah pisau lipat dilengkapi dengan pembuka kaleng yang harus terikat di sekoci. 16. Sebuah pompa tangan. 17. 2 buah tali buangan yang ringan dan dapat mengapung. 18. Seperangkat kail penangkap ikan. 19. Satu suling atau alat isyarat bunyi yang sepadan. 20. Satu tutup sekoci dengan warna sangat menyolok. 21. Untuk sekoci penolong bermotor harus membawa alat pemadam kebakaran. 6. Dewi-dewi (Lifeboat Davits) Lifeboat davits merupakan peralatan untuk melemparkan sekoci penyelamat ke laut, tanpa ada bantuan mekanis.

Gambar diatas adalah suatu Gravity davits, davits ini akan menurunkan posisi kapal begitu pengamannya dilepaskan (gambar titik-titik). davits tersebut harus tetap dapat menurunkan sekoci (pada posisi siap dilepaskan) meskipun kapal miring (heeled) 15 derajad pada sisi kapal yang lain. Pada davits tipe ini sekoci dipegang oleh tali yang dinamakan ‘gripes’. tali yang lain baik terpisah maupun dikombinasikan dengan gripes, memegang pegangan pada sisi atas. Bila gripes dan pegangan (cradle) di lepaskan maka winch handbrake dapat dilepaskan untuk memungkinkan pegangan bergeser kebawah melewati tepi kapal; sehingga memungkinkan sekoci dapat diturunkan.

Bowsing line yang dikencangkan pada tepi sekoci digunakan untuk memegang sekoci agar menempel di tepi kapal, tricing pendant kemudian dilepaskan; setelah ABK maupun penumpang naik sekoci, bowsing line dilepaskan dan sekoci diturunkan ke air. Tali untuk menaikkan maupun menurunkan sekoci dinamakan ‘falls’ dan kecepatan jatuh bebas dari sekoci di batasi pada 36 meter/detik dengan menggunakan rem centrifugal. rem tangan (hand brake) yang digunakan untuk menurunkan sekoci tadi mempunyai ‘dead man’s handle’ bila di turunkan akan mengaktifkan rem centrifugal.

 o

o

Gambar lambung : General Arrangement (Rencana Umum) Midship Section (Penampang Melintang) Construction Profile (Rencana konstruksi) Deck Construction (Konstruksi Geladak) Bulkhead Construction (Konstruksi Sekat Melintang / Membujur) Shell Expantion (Bukaan Kulit)

o o

Lines Plan (Rencana Garis) Fore Peak Construction (Konstruksi Ceruk Haluan)

o o

After Peak Construction (Konstruksi Ceruk Buritan) Rudder & Rudder Stock (Kemudi & Tongkat Kemudi)

o o

Engine Bed Construction (Konstruksi Pondasi Mesin) Aux. Engine/Equipment Bed (Konstruksi Pondasi Mesin/Peralatan Bantu) Single/Double Bottom Construction (Konstruksi Dasar Tunggal/Ganda) Superstructure & Deck House (Bangunan Atas & Rumah Geladak)

o o o o

o o o o o

o o

o o o o o o

Hawse Pipe & Anchor Equipment (Urlup & Perlengkapan Jangkar) David Construction (Konstruksi Dewi-dewi Sekoci) Mast Construction (Konstruksi Tiang Mast, termasuk Boom, Gosse Neck dan Rigging Plan)

Gambar mesin : Lay Out Engine Room (Rencana Kamar Mesin) Piping System (Sistem Perpipaan) untuk bilga, ballast, air tawar, air laut, pemadam kebakaran, bahan bakar & minyak lumas termasuk pipa udara, pipa duga & pipa isi Steering Gear & Emergency Steering Gear (Sistem Kemudi & Kemudi Darurat) Shafting Arrangement (Rencana Sistem Poros) Propeller Shaft (Poros Baling-baling) & Intermediate Shaft (Poros Antara, bila ada) Stern Tube & Stern Tube Bearing (Tabung Poros & Bantalannya) Propeller (Baling-baling) Electrical Instalation (Instalasi Listrik) - Wiring Diagram (Diagram Pengawatan) - Power Balance (Balans Daya) - Main Switchboard (Papan Hubung Utama)

TERMS AND DEFINITIONS (Also see Lines of a Ship - a ship fitters guide to ship parts and Causes and Control of Propeller Hub Cracking) Return to the PURGIT Shipyard page. Abaft ----Aft of; farther aft than. Access Holes---- Holes cut in ship's structure to permit entering or leaving various compartments. Accommodation Ladder---- A portable set of steps on a ship's side for the accommodation of people boarding from small boats or from a pier. Aft ----Toward, at, or near stern. After----- Nearer stern. Aftermost---- Nearest the stern. After Body---- Hull form aft of the midship section. After Peak---- The compartment in the narrow part of the stern, aft of the last watertight bulkhead. After Peak Bhd.---- Watertight bulkhead farthest aft. After Perpendicular ----A vertical straight line at, or near the after edge of rudder post. Air Hammer---- Hammer driven by compressed air for riveting, or chipping. Sometimes called an air gun or "gun." Air Port ----A circular opening or window through the ship's, or deck house, for light or ventilation. Amidships ----At or near the midship section of the ship. Anchor---- A heavy hook-shaped device for holding a ship at rest in water. The anchor grips the ocean bottom and is fastened to the ship by a chain. Angle Clip---- A short piece of angle bar. Angle Collar ----A ring made of angle bar. Anneal ----To soften metal by heating and allowing it to cool slowly. Anode ----Zink or aluminum or some such alloy that is fixed to the hull of a vessel. They are 'eaten' up by electrical currents moving from the vessel to the water. The

anode is sacrificed to protect the metal hull of the vessel - without the anode, the hull plating would be dissolved by electrolysis. Aperture ----A recess in which the propeller is located. Assemble ----To fit together small parts, in making a large section,or part . Athwartship ----Across the ship at right angles to the centerline. Auxiliaries ----Machinery supplementary to main propulsive units. Awning Deck ----Shade deck above another deck.

Babbet ----A relatively soft metal used for bearings. Ballast ----Any weight or weights (usually sea water, but could be concrete, scrap steel, etc.) used to keep the ship from becoming "top heavy" or to change her trim. Some of the largest cannons in the navy were on hospital ships - they were in the bilge for ballast. Ballast Tank ----Watertight compartment to hold ballast. Barge ----A water tight vessel that floats in water. Picture of 2 loaded inland rivers tank barges, carrying liquid cargo. Barges also come in open and closed hopper styles, and with flat decks. Barnacle ----Small marine growth which attaches itself to a vessel's hull in large numbers, often greatly retarding her speed. Battens ----Long strips of wood used in the mold loft for fairing lines; also, wooden protective strips in cargo holds; see hatch battens. Beam ----An athwartship member supporting a portion of a deck. Also,the width of the ship. Beam Knee ----(See Bracket) Below ----Below a deck or decks (corresponding to "downstairs"). Bend ---To fasten; as, to bend on a rope Bending Rolls ----Large machine used to give curvature to plates. Also see 'press brake'. Bending Slab---- Heavy cast iron perforated slabs arranged to form a large floor on which frames, etc., are bent.

Berth ----A place for a ship; a place to sleep; a bunk; also, a specified small section of the hull structure. Between Decks ----The space between any two decks. Bevel ----The angle between the flanges of a frame or other member.(When greater than a right angle, open bevel; when less, closed.) Also,to chamfer. Bilge ----Curved section between the bottom and the side of a ship;the recess into which all water drains. Bilge Blocks ----Supporting blocks used under bilge for support during construction or dry docking. Bilge ----A fore and aft member fitted to the outside of the shell plating along the bilge, to prevent excessive rolling of the ship. Bilge Pump ----Pump for removing bilge water. Bilge Strake ----Course of plates at the bilge. Bilge Water ----Water in ship due to leaks, sweat, etc. Bilge Well ---- A sump to which bilge water drains. Binnacle ----A case, box, or stand containing a ship's compass, adjusting magnets, and a lamp for use at night. Bitt ----A vertical post used in making fast lines; a bollard. Bitumastic ----An elastic cement used in place of paint to protect steel. Boat Deck ----A deck on which lifeboats are kept. Body Plan ----A drawing which shows frame lines in elevation. Boiler ----Container in which water is heated to form steam. Boiler Chocks ----Stay braces which prevent fore and aft movement of boilers. Boiler Foundation ----A support for a boiler. Bollard ----A single tie post (see bitt). Booby Hatch ----A watertight covering over a deck opening, which is used for a stairway or ladder. Boom ----A long, round, heavy spar, pivoted at one end, usually used for handling cargo, etc.

Boom Rest ----A support for a boom when the boom is not in use. Boom Step ----A socket for end of boom. Bosom Piece ----A short piece of angle riveted over a butt joint of two angles, a butt strap for angle bars; a splice piece. Boss ----The curved swelling portion of the ship's hull around the propeller shaft. Boss Frame ----A hull frame which is bent for clearing propeller shaft tube boss Boss Plate ----A shell plate covering the curved portion of hull where the propeller shaft passes outboard. Bow ----The forward end of a vessel. (Usually the pointed end.) Bowsprit --A spar projecting forward from the bow of a vessel used to attach sails and stays. Bracket ----A triangular plate used to connect rigidly two or more parts, such as a deck beam to a frame, a frame to a margin plate, etc. Braze ----To heat and join by means of hard solder (spelter). This may be brass, bronze, or other alloys. Breakwater ----A braced guard plate which prevents solid water from sweeping the decks. Breast Cap ----Small plate on top of bulwark, at stem of vessel to stiffen bulwark. Breast Hook ----A triangular-shaped plate extending horizontally across the bow behind the stem, stiffening the stringers and stem. Bridge, Navigating ----A deck from which the ship is navigated. Bridge Deck ----A deck of the superstructure amidships. Brow ----A watershed over an airport; a small inclined runway to allow passage of trucks over hatch coaming, or through bulkhead door, etc.; sometimes portable. Buck frame ----In a double skin tank barge, these frames act as spacers in the void tanks. A 4'6" wide void might have 2 vertical 8" channel iron with 3" x 3" x 5/16" angle iron between. Also called a transverse truss. Building Slip ----A place where the ship is built; a shipway. Bulb Angle ----An angle shape, which is reinforced at one toe. Bulb Plate ----A narrow plate reinforced on one edge.

Bulb Tee ----A Tee bar with toe of web reinforced. Bulkhead ----A vertical partition corresponding to the wall of a room, extending either athwartships or fore and aft. A steel partition in a ship. Bulkhead Sluice ----A small opening in a watertight bulkhead which can be opened or closed from the deck above. Bulwark ----The ship's side above the weather deck. Bull Riveting ----Driving rivets by squeezing them with a high powered air or hydraulic machine. Bunker ----A compartment used for the stowage of coal or other fuel. Buoyancy ----Ability to float; lifting power when immersed. Butt ----The joint formed when two parts are placed edge to edge. Buttock ----A distance from centerline; an intersection of moulded surface with a vertical longitudinal plane. Butt Strap ----A small plate used to connect the two parts of a butt joint by overlapping each; a splice piece. Butterworth (TM) Gun ----Butterworth is the name of a company that manufactures automatic tank wash machines. The machines can be hose mounted or permanent. The water flowing through the machine causes the wash nozzles to turn.. Butterworth Hatch ---- An opening on the deck of a vessel opened when cleaning or ventilating the tanks. May be round or square, secured by bolts or dogs. Button ----A cast or fabricated deck item, usually round, that is used to thread cables between vessels when they are made-up.

Caboose ----A kitchen on deck. Camber ----The athwartship rise or crown of a deck. Cant Frame ----A frame which is not square to the keel line. Capstan ----A revolving drum, with vertical axis, used for heaving in lines. Cargo ----The freight carried by a ship. Cargo Battens ----Strips of wood used to keep cargo away from the steel hull. Cargo Boom ----A heavy boom used in handling cargo.

Cargo Hatch ----A large opening in a deck which permits the loading of cargo into holds. Cargo Port ----An opening in a ship's side used in loading and unloading cargo. Casing Bulkheads ----Walls enclosing portion of vessel, as the boiler room casing. Also a covering for parts of machinery. Cat's paw ----A light puff of wind. Caulk ----To make a joint watertight. The old saying 'the devil to pay and a half bucket of pitch' referred to a very big joint to be caulked (pay) with the pitch and there may not be enough pitch. Caulker ----One who caulks. Ceiling Wood ----Sheathing on the tank top, sides of ship, and bulkheads; used to protect cargo. Center Keelson ----(See vertical keel). Center Line ----The middle line of the ship, extending from stem to stern . Chafing Plate ----A bent plate used in minimizing chafing of ropes,as at hatches. Chain Locker ----A compartment in the forward portion of ship in which anchor chain is stowed. Chain Pipe ----A pipe for passage of anchor chain from deck to chain locker. Chain Riveting ----Two or more rows of rivets spaces so that the rivets in one row are opposite those in an adjacent row. Chain Stopper ----A device which prevents anchor chain from running out. It is moved into position after the anchor has been dropped. Chamfer ----To cut off the sharp edge of a 90o corner. To trim to an acute angle. Channel Iron ----A steel shape commonly used in vessel construction. Chart Room ----A small room adjacent to the Pilot House in which charts and navigating instruments are located. Chock ----A heavy fitting through which ropes or hawsers may be led.A saddle or seat of wood or metal. Chock-Boat ----A cradle or support for a lifeboat. Chock-Roller ----A chock with a sheave to prevent chafing of ropes.

Cleat ----A fitting having two arms or horns around which ropes may be made fast. Also called a kevel. A clip on the frames of a ship used to hold cargo battens in place. Clinching Pan ----A flat plate for clinching nails. (Used in the mold loft.) Coaming ----The vertical boundary of a hatch or skylight. Cofferdam ----A narrow vacant space between two bulkheads. A double watertight bulkhead. Collar ----A flanged band or ring. A welded plate used to close a frame or beam penetration through plating. Collision Bulkhead ----The watertight bulkhead nearest the bow of a ship; forepeak bulkhead. Companionway ----A covered stairway leading downward from an open deck. A series of steps leading from the deck to a cabin or saloon below; also, the space occupied by these steps. Compartment ----A subdivision of space or room in a ship. Corrugated ----Having a series of wrinkles or grooves arranged so as to produce stiffness. Corrugated Bulkheads ----Bulkheads with corrugated plating, eliminating the need for many welded stiffeners. Counter ----Overhang of the stern of a ship. Countersink ----To taper a hole for a flush rivet or bolt. Cowl ----The hood-shaped top of a ventilator pipe. Cradle ----A form on which bows, etc., are assembled. The support in which a ship rests during launching; a launching cradle. Cross header ----A pipeline that crosses over a tank providing a transit for cargo without tying into the vessel. Cyclodial propulsion system ----A system of vertical blades that have taken the place of propellers for propulsion in some applications. Made by Voith Hydro GmbH & Co.. Generically referred to as a "tractor system". Cutless Bearing ----A rubber bearing used to steady the propeller shaft in the water. It usually has longitudinal groves to catch water which then acts as a lubricant. The rubber is fused to a brass tube. The brass tube is pressed into a steel tube or cylinder and the steel is welded to the vessel hull. The fits and alignment have to be exact for these items.

Davit ----A crane arm used in handling small boats, lifeboats, stores, gear, etc. Dead Flat ----A portion of a ship's side or bottom where the plating has no curvature; also, the midship portion of constant cross section.(The parallel middle body.) Dead Man ----A buried timber (etc.) that has an attached pipe or cable going to the surface for the purpose of securing a vessel at a dock or along a riverbank. Dead Rise ----The rise or upward slant of the bottom of a ship from the keel to the bilge. Dead weight----The total weight of cargo, fuel, water, stores, passengers and crew, and their effects, which a ship can carry. Deck ----A part of a ship corresponding to the floor of a building. Deck-House ----A shelter built on deck. Declivity ----Inclination of shipways to provide for launching. Deep Tank ----A deep compartment usually extending from tank top to lower deck. Derrick ----A device for hoisting heavy weights, cargo, etc. Die ----A tool for forming a rivet head (applied to rivet dies). Displacement ----The total weight of the ship when afloat, including everything on board, (equals weight of water displaced.) Usually expressed in long tons. Dog ----A small bent metal fitting used in closing doors, hatch covers, manhole covers, etc.; a bent bar of round iron used in holding shapes on bending slab; any small flat lug temporarily welded to structure as backing for a wedge. Dolly Bar ----A heavy bar to hold against a rivet, to give backing when riveting. Double Bottom ----Compartments at bottom of ship between inner and outer bottoms, used for ballast tanks, water, fuel,oil, etc. Doubling Plate ----A plate fitted outside or inside of another to give extra strength or stiffness. Drag ----The amount the stern end of the keel is below the bow end when the ship is afloat, but not on an even keel. Draft ----The vertical distance of the lowest point of the ship below the surface of the water, when afloat. Draft marks are the painted numbers on the side of a vessel. The numerals are 6" tall and are placed on the side shell so the bottom of the numeral is at the indicated depth.

For instance, if a 1' numeral is placed, then the bottom of the numeral is the 1' mark and the top of the numeral is at the 1' 6" mark. Drift Pin ----A small tapered tool used in aligning holes in adjacent members. Drop Strake ----A strake discontinued near the bow or stern. Drydock ----A watertight vessel fitted with pumps and valves usually built in a ushape. The valves are opened, the vessel sinks, the vessel to be docked is pulled over the drydock deck, the valves are closed and the pumps are started, as the drydock becomes more buoyant, drydocking the vessel to be repaired.

Erecting ----The process of hoisting into place and bolting the various parts of a ship's hull. Even Keel ----A ship is said to be on an even keel when the keel is level or parallel to the surface of the water. Expansion Trunk ----Raised portion of tank used on some oil tankers to allow for the expansion of oil when temperature changes. Eye Bolt ----Bolt whose head is in the form of a ring or eye.

Fabricate ----To make assemblies from 'raw' material. Face Plate ----A narrow stiffening plate welded alone the edge of any web frame or stiffener. Fairing or Fairing Up ----Correcting or fairing up a ship's lines or structural members; assembling the parts of ship so that they will be fair,that is, without kinks, bumps, or waves. Fairlead ----A fitting through or over which a rope, line, etc., maybe led so as to change its direction without excessive friction. Fairwater ----Plate or casting used to preserve streamline flow of water past the hull structure or propeller hub. Fathom ----Six feet. 120 fathoms = 1 cable. 6,085 feet = 1 nautical mile Fathometer ----A device to measure the depth of water, by timing the travel of a sound wave from the ship to the ocean bottom and return. Faying Surface ----The contact surface between two adjoining parts.

Fender ----A portable device to protect a ship when bumping a pier;sometimes made of wood, rope, etc.; permanently installed extension which protects the hull of a ship in docking. Fidley ----Casing top over boiler room. Fidley Hutch ----A hatch over boiler room. Figurehead -- The bust, often of a woman, on the bow of a vessel, just under the bowsprit. Flagstaff ----Flagpole at stern of ship; ensign staff. Flange ----A part of a plate or shape at, or nearly at, right angles to main port; to bend over to form an angle. Flare ----The sudden widening of the shell at top near the bow. Flat ----A small partial deck (built level) without curvature. Floor ----The lower portion of a transverse frame, usually a vertical plate extending from center line to bilge, and from inner to outer bottom. Flotsam ----Floating objects or debris in the water - wreckage that floats after a vessel sinks. Fore and Aft ----In line with the length of the ship, longitudinally. Fore and Aft Gangway ----A walkway between deck houses at or near centerline of ship. Forebody ----A hull form forward of the midship section. Forecastle ----The forward upper portion of the hull, sometimes used for the crew's quarters. Forefoot ----The part of the keel which curves and rises to meet the Stem. Forepeak ----The large compartment or tank, at the bow in the lower part of the ship. Forepeak Bulkhead ----Collision bulkhead; bulkhead nearest bow. Forging ----Steel worked to special shape by hammering while red hot. Forward----Near, at, or toward, the bow of the ship. Forward Perpendicular ----A vertical line through the intersection of the stem with the load water line. Foundations ----Supports for boilers, engines, and auxiliary machinery.

Foundations, Auxiliary ----Supports for small machinery, such as winches, condensers, heaters, etc. Frames ----Ribs forming the skeleton of a ship. Frames ----Continuous Frames combining side frames and floors. Frame, Side ----Frame inside a ship, above and connecting to margin plate or floor plates. Frame Spacing ----The fore and aft distance between adjacent frames. Frame, Web ----A heavy side or continuous frame, made with web plate for extra stiffness. Freeboard ----The vertical distance from the upper watertight deck to waterline, when the ship is fully loaded. Freeboard Mark ----(See Plimsoll mark.) Freeing Port ----Hole through bulwark which provides ready drainage of water from deck. Funnel ----A smokestack of a vessel. Furnace ----A heater or large forge for heating plates or shapes for bending; to bend by heating in furnace. Gaf Spar ----The honored place on a ship flag pole for the stars and stripes. All other flags fly at a lower place. Galley ----A cook room or kitchen. Galley Dresser ----A cook's work table. Galvanizing ----Coating metal parts with zinc for protection from rust. Gangway ----A passageway, a ladder, or other means of boarding a ship. Garboard Strake ----The course of plates next to the keel of a ship. Gasket ----Packing of canvas composition, or other material, used in making a joint that does not leak. Composition gaskets may have used asbestos. Since the awareness of asbestos as a health problem, asbestos is not often used. Gaskets may be rubber, composition, spiral wound with metal and composition, etc. O-rings are a type of gasket. Girder ----Fore and aft stiffening member for deck or bottom shell.

Girth ----Any expanded length. Grab Rods ----Bent rods welded to bulkheads or ship's side to form a ladder. Grating ----Light platform or walkway built up of metal bars, used for access to machinery. Graving Dock ----A arrangement for getting vessels out of the water so that bottom work can be done. Usually a slip is dug in the shore, a vessel is floated in, a wall is placed across the open end of the slip and the water is pumped out of the 'tank'. Often used for very heavy objects. Grommet ----A soft ring used under a nut or bolt head to maintain water tightness. Ground Ways ----Timbers secured to the ground, under the hull on each side of the keel, on which a ship is launched. Gudgeons ----Bosses on stern post drilled for pins (Pintles) on which rudder swings. Gunwale ----The junction of deck and shell at top of sheer strake. Gunwale Bar ----Angle iron which connects stringer plate and shell plates. (Riveted work) Gyro-Compass ----A mechanical compass operated by means of a gyroscope. This compass indicated true north rather than magnetic north. Gyro-Repeater ----An apparatus to show the reading of the gyro compass at a distance from the main gyroscope equipment.

Hatch ----An opening in a deck for passage of cargo, etc. Hatch Battens ----Flat bars which are wedged against hatch coamings to secure tarpaulins. Hatch Beam ----A portable beam used to support wooden hatch covers. Hawse Pipe ----Casting, or castings, through deck and side of ship at bow for passage of anchor chain. Hawser ----A large rope used in towing or mooring. Headlog ----The bow plate on a vessel that is made of thick steel plate. Heeling ----The inclination of a vessel to one side. Hogging ----Straining of the ship which tends to make the bow and stern lower than the middle portion. This is the opposite of sagging.

Hog Wire ----On early vessels and river boats the problem of hogging was solved to some extent by putting a wire from the bow and stern to the top of a mast in the middle of the vessel. That caused the bow and stern to lift and helped reduce hogging. Hold ----The inside of a hull; cargo space. Hold Beams ----Structural members placed in a hold, similar to deck beams, but having no plating or planking on them. Holder-On ----One who "backs up" or "holds on" the head of a rivet while the point is being "driven", or upset. Horn ----To line or square-up; also, part of a cleat. Hull ----The body of a ship, including shell plating, framing, decks,bulkheads.

I-Beam ----A structural shape with cross section resembling the letter I. Inboard ----Inside the ship; toward or nearer the center line. Inboard Profile ----A drawing of the longitudinal section at centerline of ship. Inert Gas ----A gas such as carbon dioxide or nitrogen that is used to make an oxygen deficient atmosphere. Inerted tanks are useful for preserving cargo integrity and reducing the explosive potential of cargo tanks. Inerted ----Implies that a tank is filled with an inert gas. Innage ---- A measurement of liquid cargo in a tank. It is the distance from the top of the cargo to the bottom of the tank. It is the opposite of ullage. Inner Bottom ----Plating forming the upper surface of the double bottom. Also called tank top. Inner Shell ----A plated surface or "shell" inside the outer shell plating, used as additional protection in case of collision or other accidents.The space between the inner and outer shells is often used as a storage space for liquid ballast or cargo. Inserted Packing Red lead ----soaked canvas strips placed between connections that cannot be caulked successfully; stop waters. Intercostal ----Made in separate parts; between frames, beams, etc.,the opposite of continuous. (Floors are continuous; longitudinal girders are intercostal in most cargo vessels.) Isherwood System ----A system of building ships in which the main framing is longitudinal or fore and aft, instead of transverse as in ordinary ships.

Jack Staff ----A flag staff at the bow of a ship. Jetsam ----Items that are thrown overboard from a vessel in distress.Discarded cargo that washes ashore. Joggle ----An abrupt bend or offset in a plate, bar, or frame to eliminate the use of liners. Jumbo Barge ----Refers to a barge size. The original wood river barge, was finally standardized at 26' x 110' long. That size was determined to be too small and so a new larger size called a 'jumbo' was developed and it is 195' x 35'. The jumbo is sized to fit in a lock with a tow of barges and a tow boat. Inland rivers are supposed to accommodate 12' of water depth for navigation. The jumbo barges have sides that are about 14' tall so they can be loaded to 12' depth and still have some freeboard. Keel ----The principal fore and aft member of a ship's frame. The keel runs along the bottom, connecting the stem and stern, and to it are attached the frames of the ship. Keel-blocks ----Heavy blocks which support the keel of the ship during construction or while on drydock. Keel, Flat ----The bottom shell strake on centerline of ship. Keelson, Side ----Fore and aft member placed on either side of, and similar to, the vertical keel. Keel, Vertical ----Vertical plate used as reinforcement for keel, often called centerkeelson. Kevel ----A deck fitting used to secure a line or a cable to a vessel King Post ----A stub mast, outboard from center line, used to carry cargo booms; king posts also serve as ventilators. Knot ----A tie in a line (for instance a square knot). A nautical mile. (About one and one-seventh statute miles.) Knuckle Plate ----A plate bent to form a knuckle. A knuckle is a rounded corner usually found on the bottom of a vessel. It is believed that if a vessel contacts the river bank, a vessel with rounded 'knuckle' plates can be dislodged easier than one that has sharp corners. Kort Nozzles ----A steel tube that surrounds a propeller, directing the water and improving efficiency.

Ladder ----Inclined steps, used aboard ship in place of "stairs."

Lap ----A joint in which one part overlaps the other, thus avoiding the use of a butt strap; also, the amount of overlap. Launching ----The operation of placing a hull in the water by allowing it to slide down on greased skids, called launching ways. Laying Out ----Marking plates or shapes, for shearing, punching, etc. Lazarette ----Ship's storeroom between decks. Length Between Perpendiculars----The length of a ship measured from the forward perpendicular to the after perpendicular. Length Over All ----The length of a ship measured from the extreme forward end to the aftermost point of the stern. Lift ----To make a template from measurements taken from the job. Lightening Hole ----A hole cut in a member to reduce its weight. Limber Hole ----A small hole cut in a plate near the bottom to permit the passage of water. Liner ----A flat or tapered strip of steel placed under a plate or shape to bring the member in line with another which it overlaps. A filler. Lines ----The form of a ship as represented by its moulded surface. List ----To lean over to one side. Load Waterline ----Line of surface of water on a ship when loaded to designed draft. Loftsman ----A workman in the mold loft, who lays down ship lines and makes templates. Longitudinal ----A shell, deck, or bulkhead stiffener running fore and aft. Lug Pad ---A projection on deck with hole for fastening a block flora lead.

Main Deck ----Usually the deck immediately below the shelter or weather deck. Manhole ----A hole cut in a bulkhead, tank top, etc., to allow the passage of a man. Margin Plate ----The outboard row of plates of the inner bottom, connecting to the shell plating to the bilge. Marlinspike ----A pointed tapering tool which is used in separating strands of rope or cable in splicing.

Mast ----A large long spar, placed nearly vertical on the center line of a ship. Mess Room ----A dining room for officers or crew. Midship ----At or near the middle point of a ship's length. Midship Section ----A cross section through the ship, midway between the forward and after perpendiculars. Mold Loft ----A shed or building with large, smooth floor on which the lines of a ship can be drawn to full scale. Mooring ----Securing a ship in position by several lines or cables,so that she cannot move or swing; anchoring. Mooring Pipe ----A casting which prevents chafing of mooring lines passing through bulwark plating. Mould or Mold ----A light pattern of a part of a ship usually made of thin wood or paper. Also called a template. Nautical mile ----6,085 feet (6 feet = 1 fathom) (120 fathoms = 1 cable) Net Tonnage ----A figure obtained by making deduction from the gross tonnage for space not available for carrying cargo. Oakum ----Untwisted fibers of old rope treated with a composition of resin and pitch, used to fill seams of wooden decks. Offset ----To move out of line or position. Offsets ----A table of moulded dimensions for waterlines, decks, etc. Oil Tight ----Sealed by welding or caulking to prevent oil leakage. Steel barges are welded and tested to be air tight. Tank barges are inspected and tested to confirm that they do not leak. When oil or chemical barge hulls are repaired the USCG sends an inspector to confirm that the repair is done properly and that the welds are air tight. To prove air tight, the hull is pressurized with compressed air and a soap mixture is applied to the outside. That is called an air-test. Old Man ----A rig for holding a drilling machine. On Board ----On or in the ship. On Deck ----On the upper deck; in the open air. Outboard ----Away from the centerline, towards the side of a ship. Overboard ----Outside; over the side of a ship, into the water.

Overhang ----That portion of the hull which is over and unsupported by the water. Oxter Plate ----Bent shell plate which fits around upper part of stern post; also called tuck plate.

Packing ----Material which is placed between plates or shapes to make them watertight; wooden blocks and wedges which support a ship on sliding ways; spacers. Pad Eye ----An eye located on deck which is used for fastening cables or on the hull for hanging tires or an attachment for hanging a block and fall for lifting the propeller or rudder. Painter ----A rope used to secure a boat to anything. Painting a vessel hull ----Vessels must be removed from the water to apply coatings. This vessel is on a drydock.The painter is using an air-less paint system. The paint is under very high pressure (1,000 lbs or more). The coating protects the steel hull from corrosion. Palm ----Flattened top portion of rudder stock (for bolted connection). Also, a flat surface at the end of a strut or stanchion. Panama chock ----A steel casting used for line handling - from one vessel to another vessel or to the dock. Developed for use in the Panama canal(?). Panting ----An in-and-out movement of plating; to pulsate or throb. Panting may be caused by the lift and fall of a ship in a seaway, or by engine vibration. Pay ----To caulk a seam. 'the devil to pay' refers to caulking a really deep or otherwise difficult seam. Peak ----A narrow compartment at either end of a vessel. Pillar ----A vertical member or column which provides support to a deck girder. (Also termed a stanchion.) Pilot House ----An enclosed place in which the main steering wheel,controls, engine room, telegraph, etc., are located. A wheel house. Pintle ----A pin on which a rudder hinges. Pitch ----Spacing; as of rivets or gear teeth. Also a tar based material used to seal planks on wood vessels. Planking ----Wood covering for decks, etc. Plating ----The plates of a hull, a deck, a bulkhead, etc.

Plimsoll Mark ----A mark placed on the ship's side to indicate maximum allowable draft. Pontoon Hatch Cover ----A steel box-shaped member sometimes used in place of hatch beams to close in a cargo hatch. Poop ----The after, upper portion of the hull, often containing the steering gear. Poop Deck ----The first deck above the shelter deck at after end of a vessel. Port ----A harbor; or opening in the side of a ship. The left hand side of a ship (looking toward the bow.) Originally called larboard. Porthole ----A circular opening in the ship's side such as a window(see airport). Press break ----A hydraulic or mechanical device for bending and shaping steel plate. In shipyards the plate is usually shaped cold. Plates bent in a press may be referred to as 'shaped' or 'flanged' plate. Profile ----A side elevation of a ship's form. Propeller ----A rotating device which drives a ship through the water. Also see cycloidal propulsion system Propeller Post ----The forward post of stern frame, which is bored for propeller shaft. Propeller Shaft ----Rotating bar by means of which the engine turns the propeller.

Quarters ----Living or sleeping rooms.

Rabbet ----A depression or offset designed to take some other adjoining part; as for example, the rabbet in the stem to take the shell plating. Rail ----The upper rounded edge of the bulwarks. Railway ----An inclined slope fitted with railroad track. A carriage is lowered down the track into the water, the vessel is floated over the carriage and both are brought up the slope until the vessel is drawn out of the water. Requires a very stout winch to pull the carriage up the slope. Rake ----Slope aft of a mast, king post or stack. Reaming ----Enlarging a rivet hole by means of a revolving, cylindrical, slightly tapered tool with cutting edges running along its sides. Reeve ----To pass the end of a rope through a pulley, etc.

Reverse Frame ----An angle bar or other shape riveted to the inner edge of a transverse frame as reinforcement. Ribband ----A fore and aft steel strip or heavy batten which is used to temporarily align the transverse frames after erection. Rigging ----Ropes, wire ropes, lashings, masts, booms, etc.; also, the handling and placing on board the ship of heavy weights and machinery. Rivet ----A short round metal connection used to fasten two or more members together by clinching after being heated red hot. Roll ----To impart curvature to a plate. Also, the motion of the ship from side to side, alternately raising and lowering each side of the deck. Roller Chock ----(See Chock Roller.) Rose Box ----A screen or strainer placed around the end of a bilge suction pipe. Rudder ----A flat piece or structure of wood or metal attached upright to the sternpost (or in single screw-vessels,to the rudder post) of a vessel by hinges, or pintles and gudgeons, so that it can be turned, as by a tiller, causing the vessel's head to turn in the same direction, because of the resistance offered to the water by the rudder. Rudder Post ----After post of stern frame to which the rudder is hung. (Also called stern post.) Rudder Stock ----The shank of a rudder which extends through shell upward to the steering engine. Rudder Stop ----Lug to limit the swing of the rudder. Sagging ----Straining of the ship which tends to make the middle portion lower than the bow and stern. This is the opposite of hogging. Samson Post ----A heavy vertical post which supports cargo booms; king post. Scantlings ----The dimensions of various shapes. Scarf ----To thin out or taper a corner or edge of a plate or shape to make a lap. A joint in a stem, bar keel or stern frame. Screen Bulkhead ----A bulkhead, usually placed between the engine room and boiler room, which is fire proof, dust proof, and gas tight. Scupper ----A deck drain. Scupper Pipe ----A pipe which drains water from scuppers throughout the side of a ship.

Scuttle ----A very small hatch; a manhole. Sea Chest ----A compartment through which sea water is admitted or discharged. Seam ----A riveted or welded plate edge connection. A riveted seam overlaps; welded seam may or may not overlap. Serrated frame----Sometimes pieces of an angle iron are cut to allow for ventilation, reduce weight or as a shortcut that saves material in the vessel construction. These cutouts may be spaced regularly - every few inches or so and the frame is called a serrated frame. Set ----Metal mold or template for use on bending slab. Set Iron ----A bar of soft iron used on bending slab to give shape of frames. Shaft Alley ----A casing (large enough in which to walk), covering the propeller shaft and extending from engine room to after peak. Shaft Tunnel ----(See Shaft Alley.) Shape ----A bar of constant cross section, such as a channel, T-bar,angle bar, etc. Also, to impart curvature to a plate or other member. Shear Line ----A line at which a shearing cut is to be made. Shears ----A large machine for cutting plates and shapes. Sheer ----Curvature of deck in a fore and aft direction as seen in profile. Sheer Strake ----The top full course of side shell plating. Shell Expansion ----A plan showing details of all shell plating and shell longitudinals. (Longitudinals would appear only on tankers) Shell Landings ----Points on the frames where the edges of shell plates are to be located. Shell Plating ----The plates forming the outer skin of the hull. Shelter Deck ----A continuous superstructure deck above the freeboard deck. Shore ----A temporary brace or prop. Side Thruster ----A propeller in a tube that is mounted through the hull. They are particularly handy for maneuvering by providing side thrust. Sight Edges ----Visible edges of plating (outside shell and above decks.) Skylight ----An opening in a deck to give air and light to the compartment below it.

Sliding Way ----That part of launching way which moves with the ship. Slop Chute ----Chute for dumping garbage overboard. Sounding Pipe ----Vertical pipe in oil or water tank used in measuring depth of liquid in tank. Spar ----Long, round member such as mast or boom; part of rigging. Stability ----The tendency of a ship to remain upright. Staging ----Planks or scaffolding on which to stand when working on sides or under decks. Stanchion ----A pillar or upright post. Starboard ----The right hand side of a ship, looking forward. Stay ----A guy line. Stealer ----A plate extending into an adjoining strake as at the end of a drop strake. Steering Gear ----Apparatus for controlling the rudder. Stem ----Forging, casting, or plating forming extreme bow of ship and extending from keel to forecastle deck. Step ----To set in place (as applied to a mast); also, a socket for the end of a must; a support for the fixed or "hinged" end of a boom. Stern ----The after or back end of a vessel. Stern Frame ----A large casting or forging attached to the after end of a hull to form the ship's stern. It includes rudder post, propeller post, and aperture for the propeller. Stern Tube ----A long bushing or bearing through the stern to support the end of a propeller shaft. Stiffener ----An angle bar, T-bar, channel, etc., used to stiffen plating of a bulkhead or other member. Stool ----A support for a propeller shaft bearing in the shaft alley.A foundation, etc. Stop Water ----Canvas and red lead, or other material, fitted between two metal parts to make a watertight joint. Stowage ----A support or fastening for any gear, as, anchor or boat stowage. Strake ----A fore and aft course, or row, of shell or other plating

Stringer ----A fore and aft member used to give longitudinal strength. Depending on location, these are called hold stringers, bilge stringers,side stringers, etc. Stringer Deck ----The strake of deck plating which contacts the shell. Stringer Plate ----A deck plate at the outboard edge of deck connected to the shell of a ship with an angle or a welded joint. Strong Back ----A supporting girder for a hatch cover; a rig used in straightening bent plates; a bar for locking cargo ports. Strut ----A support for a propeller tail shaft (used on ships with more than one propeller). Sump ----A depession or low place in a tank - especially a tank barge. The cargo pipeline is placed very near the bottom of the sump. The sump is placed so that liquid cargo drains into it when the vessel is discharged. Super structure ----Deck houses, etc., which are located above shelter deck. Swash Plate ----A baffle plate in a tank which prevents excessive surging of a liquid. Syncrolift (TM) ----A platform fitted with winches and anchor chain.The winches lower the platform into the water, the vessel is floated on and the platform is raised. Sometimes the vessel can be rolled to a repair station on railroad track.

Tail Shaft ----A short section of a propeller shaft extending through the stern tube and carrying the propeller. Tank barge ----A vessel designed for carrying -usually- liquid cargo.Often has an engine and a pump to assist in transferring cargo, but does not have main propulsion equipment. Tank Top ----The plating over the double bottom. Tankerman ----The official USCG classification of the person that supervises the transfer of cargo between vessels or vessel and shore. There are different grades of expertise A, B, C, D and LFG - relating to the degree of hazard in relation to fire. Tee-bar ----A structural shape with cross section resembling the letter T. Template ----A mold or pattern. Sometimes made of plywood or paper. Thrust Bearing ----A bearing or block to resist end thrust. A bearing on propeller line shaft which relieves the engine from the driving force of the propeller. Thwart ----A seat in a lifeboat. Something that runs transverse.

Tiller ----An arm, attached to rudder head, which operates the rudder. Tow Boat ----A vessel generally used on inland rivers to push barges. The tow boat pushes a tow of barges and it has a flat bow to face up to the barges. Tow Knee ----On a tow boat (so named because they push a bunch of barges called a 'tow') there are almost always 2 vertical supports for the barges to rest on. These are called tow knees and they have stairs built in for the crew to get to the barges. Tractor propulsion ----A system of vertical blades used to propel a vessel in the water. Used on some harbor tugs and ferries. Made by Volith.Sometimes called a cyclonic system in reference to the way the blades are mounted under the hull, and the way they turn. Transom ----The main frame at the rudder stock (cant frames usually radiate from the transom frame). The very last (most aft) plate on a welded vessel. Transverse ----Athwartships; at right angles to the keel. Transverse Frames ----Athwartship members forming the ship's "ribs."Also see Buck frame. Travelift (TM) ----A device for lifting vessels out of the water. Has rubber tires and slings. The slings are lowered in the water, the vessels floated in and lifted out of the water with cable winches. Once raised, the vessel can be moved to a station, blocked, etc. and the Travelift can return to the slip to move another vessel. Trick ----A sailor's duration of time in steering. Trim ----To shift ballast; to cause a ship to change its position in the water; drag. Trunk ----A small casing passing through a deck, such as is used for ladders or ventilation. Tug Boat ----A relatively small vessel with a big engine used to 1/ assist ships when the ships are being docked 2/ tow barges by pulling them with a cable in the ocean. Tug boats have a pointed bow, but are not especially designed for speed. Tug boats can face up to a vessel to push it or they can pull with a cable or they can make up on a vessel on the side, refered to as being on the hip. Tumble Home ----An inboard slant of a ship's side above the bilge. Ullage Hatch ---- A small hinged opening on a tank for gaging or sampling cargo. The ullage is the distance from the top of this hatch to the top of the cargo. It is the 'opposite' of innage. Uptake ----Connection between boilers and smokestack.

Vapor Header ----A pipeline connected to the top of a cargo tank that channels the displaced tank vapors to a shore side control system. Vertical Keel ----A row of vertical plates extending along the center of the flat plate keel. It sometimes is called the center keelson. Voice Tube ----A large (about 1" to 1.5" OD) speaking tube that goes from one operating station to another. Very effective. They would have a whistle so that - for instance- when the bridge wanted to call the engine room they would blow in the tube. The whistle would notify the personnel at the other end that they were wanted. Void Tank ----A watertight space that does not carry ballast or cargo. For flotation. Water Line ----Any one of certain lines of a ship parallel with (and at various heights above) the base line. In half-breadth plans the waterlines are smooth curves showing the shape of the ship; in profile plans they are projected as straight lines Watertight ----So riveted, caulked, or welded as to prevent the passage of water. Waterway ----A narrow passage along the edge of a deck for drainage. A gutter. Ways ----Timbers, etc., on which a ship is built or launched. (See: Launching.) Weather Deck ----A deck exposed to the weather. Web ----The vertical portion of a beam, the thwartship portion of a frame, etc. Web Frame ----A frame with a deep web. Welding ----Fusing together two or more members with electric arc or by other means. Welding is a process that can be done with coated electrodes, called stick welding. Modern electrodes have a coating that vaporizes during the weld process. That vaporized gas drives oxygen out of the molten weld puddle allowing the metals to be joined without holes. There are other weld processes such as gas shield wire welding, etc. Well ---- A cofferdam or a sump in the double bottom. Wheel ----Nickname for propeller; steering gear control. Winch ----A small hoisting device; used in pulling lines or cables in handling cargo. Can be hand, air motor, electric, steam, engine, etc...powered. Windlass ----A machine used to hoist the anchors by winding in the anchor chain. Wind Scoop ----A device used to divert air into a compartment of a ship. Zee-bar ----A structural shape with a cross section resembling the letter Z.

PKR / Perusak Kawal Rudal = Guided Missile Escort Ship

View more...

Comments

Copyright © 2017 DATENPDF Inc.